X

Fungsi Akuntansi Biaya dalam Perusahaan Jasa Terlengkap

Sistem akuntansi biaya mencatat keuangan yang meliputi penyusunan biaya produksi, penjualan jasa dengan cara tertentu, dan penjelasan tentang seluruh transaksi dalam siklus akuntansi perusahaan jasa. Akuntansi biaya diperlukan untuk pertanggungjawaban kepada pihak eksternal perusahaan dan pihak internal perusahaan.  Data keuangan yang disajikan bersifat historis yang dibutuhkan oleh manajemen untuk mengambil keputusan atau kebijakan pada masa yang akan datang.

Akuntansi biaya adalah bagian terpenting yang dibutuhkan dan berdampak pada kelangsungan produksi karena menentukan masa depan strategi bisnis. Untuk menghasilkan sebuah pencatatan akuntansi biaya, tentunya sebuah perusahaan harus memiliki pencatatan setiap transaksi dengan baik dan benar agar terhindar dari salahnya perhitungan dalam penyusunan laporan keuangan.

Fungsi akuntansi biaya sebagai berikut.

1. Sebagai Dasar Perencanaan Aktivitas Perusahaan

Akuntansi biaya menjadi dasar informasi keuangan yang dibutuhkan dalam penyusunan rencana pembiayaan dan beban yang akan dikeluarkan oleh perusahaan saat melakukan pelayanan atau pemberian jasa kepada pelanggan atau pemakai jasa.  Estimasi biasa yang dilakukan sesuai prinsip prinsip akuntansi berupa data histori dengan pertimbangan faktor-faktor lain yang diprediksi akan memengaruhi biaya.

Dalam perencanaan dan pengendalian biaya, pihak manajemen akan memonitor agar tidak terjadi penyimpangan (adanya selisih antara biaya nyata dengan perencanaan biaya). JIka ada penyimpangan biasanya pihak manajemen akan menganalisis penyebab terjadinya selisih dan mempertimbangkan tindakan pengoreksian yang seharusnya dilakukan sebagai bentuk pengendalian.

2.  Untuk Menentukan Harga Pokok

Sistem akuntansi biaya perusahaan jasa harus menentukan harga pokok produksi setiap jasa yang disediakan sehingga bisa ditentukan harga jual (cara menghitung harga pokok penjualan) setelah ditentukan nominal atau persentasi keuntungan yang diinginkan. Harga yang ditawarkan tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah bagi konsumen dengan mempertimbangkan pesaing dan kepuasan konsumen. Proses yang dilakukan antara lain mencatat, menggolongkan, memonitor, dan meringkas seluruh komponen biaya yang berhubungan dengan proses produksi dari data histori yang dijadikan dasar oleh pihak manajemen dalam penentuan harga pokok produksi.

3.  Mengendalikan Biaya

Data histori juga bisa dipakai untuk mengendalikan biaya sehingga bisa diketahui hal-hal apa saja yang menyebabkan kenaikan biaya produksi. Pengendalian biaya harus mempertimbangkan faktor-faktor lain yang diperkirakan akan memengaruhi biaya. Dalam perencanaan dan pengendalian biaya,  pihak manajemen akan memonitor apakah terjadi penyimpangan (ada selisih antara biaya sesungguhnya dengan perencanaan biaya). Jika ada, pihak manajemen akan menganalisis penyebab terjadinya selisih serta mempertimbangkan tindakan koreksi yang memang perlu dilakukan sebagai bentuk pengendalian.

4.  Sebagai Dasar Perhitungan dan Pelaporan

Perusahaan jasa tentu saja membutuhkan harga pokok produksi jasa secara rinci yang terbentuk dari upah pekerja, biaya pemakaian sumber daya dan sumber energi lainnya, serta besaran atau persentase keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan.  Kemudian perusahaan jasa membutuhkan laporan keuangan yang mencatat seluruh transaksi pelanggan atau pengguna jasa perusahaan. 

5.  Sebagai Dasar Penyusunan Anggaran Perusahaan

Perusahaan jasa tentu saja menentukan anggaran agar kegiatan operasional bisa dikendalikan. Adanya anggaran akan mempermudah untuk mengendalikan seluruh kegiatan sehingga tidak akan melebihi anggaran yang menyebabkan kerugian perusahaan. Akuntansi biaya juga menyediakan informasi tentang seluruh pembiayaan agar pihak manajemen atau para pemangku kebijakan bisa mengelola perusahaan dengan benar.

Sebelumnya telah mengetahui fungsi akuntansi biaya dalam perusahaan manufaktur, sekarang mengetahui fungsi dalam perusahaan jasa yang mempermudah para pembaca dalam mempelajari akuntansi biaya secara lebih lanjut yang meliputi ciri ciri akuntansi biaya, siklus akuntansi biaya, dan tujuan akuntansi biaya.

Categories: Akuntansi Biaya