X

12 Ciri Ciri Akuntansi Keuangan Terlengkap Beserta Penjelasannya

Akuntansi keuangan adalah salah satu dari macam macam akuntansi yang dipakai oleh suatu unit ekonomi secara keseluruhan. Akuntansi keuangan berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk pihak-pihak di luar entitas. Akuntansi keuangan menyajikan manfaat laporan keuangan secara umum untuk pihak luar seperti pemegang saham, kreditor, pemasok, serta pemerintah. Prinsip utama yang dipakai dalam akuntansi keuangan adalah persamaan dasar akuntansi, yaitu Aset = Liabilitas + Ekuitas.

Pencatatan transaksi pada suatu perusahaan atau organisasi dan penyusunan berbagai laporan dilakukan secara berkala. Laporan keuangan disusun untuk kepentingan umum dan biasanya digunakan oleh pemilik perusahaan untuk menilai prestasi manajer atau dipakai manajer sebagai pertanggungjawaban keuangan terhadap para pemegang saham.

Ciri-ciri akuntasi keuangan (karakteristik akuntansi keuangan) sebagai berikut:

  1. Dari segi pengguna, akuntansi keuangan biasanya digunakan oleh orang-orang di luar  perusahaan atau organisasi. Akuntansi keuangan digunakan untuk menyajikan informasi keuangan perusahaan bagi pengguna yang berada di luar perusahaan (pihak eksternal) dan tidak digunakan untuk mengambil keputusan tentang perusahaan. Misalnya para pemegang saham, pemerintah (instansi pemerintah, dirjen pajak), kreditur, ataupun analis keuangan.
  2. Tujuan dari akuntansi keuangan adalah menggambarkan kondisi dan performa perusahaan dari segi keuangan sehingga akuntansi keuangan hanya mengukur keuangan perusahaan.
  3. Fungsi akuntansi keuangan adalah menyusun informasi keuangan berupa laporan keuangan yang bermanfaat bagi manajer atau petinggi perusahaan untuk mengambil keputusan. Informasi keuangan yang relevan dan dapat dipercara untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang berbeda.
  4. Ruang lingkup  akuntansi keuangan meluas karena informasi yang disajikan mengenai entitas secara keseluruhan misalnya neraca, laporan laba rugi, tujuan laporan arus kas, dan  lainnya.
  5. Siklus akuntansi yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan adalah masa lalu atau kegiatan usaha yang telah menghasilkan laba atau rugi.
  6. Dari rentang waktu, akuntansi keuangan mencakup rentang waktu satu tahun, setengah tahun, satu kuartal atau satu bulan. Periode waktu sesuai dengan laporan keuangan yang dihasilkan akuntansi keuangan biasanya kurang fleksibel. Neraca dan laporan laba rugi akan diterbitkan setiap setengah tahun dan jarang sekali mengalami perubahan.
  7. Kriteria dominan untuk menilai informasi yang dibuat oleh akuntansi keuangan adalah standar akuntasi keuangan yang lazim dan dibuat organisasi yang berwenang seperti ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
  8. Akuntansi keuangan hanya bersumber pada satu disiplin ilmu dan berdasarkan pada ilmu ekonomi dalam penggunaan sumber-sumber yang langka.
  9. Akuntansi keuangan menghasilkan laporan keuangan periodik yang terdiri atas neraca,laporan laba-rugi, laporan perubahan laba yang ditahan, dan laporan perubahan posisi keuangan. Laporan ini berisi informasi ringkas tentang posisi keuangan pada tanggal tertentu dan hasil usaha, serta perubahan laba yang ditahan dan perubahan posisi keuangan untuk periode tertentu.
  10. Informasi yang disajikan kepada pihak luar (eksternal perusahaan) memerlukan ketepatan tinggi agar kredibilitas perusahaan bisa ternilai baik.
  11. Akuntansi keuangan menghasilkan laporan keuangan yang kurang fleksibel karena hanya bisa mencakup rentang jangka waktu tertentu. Misalnya periode satu tahun, setengah tahun, atau bulanan.
  12. Akuntansi keuangan menggambarkan pertanggungjawaban manajemen perusahaan atas pengelolaan dana perusahaan.

Setelah memahami tentang ciri ciri akuntansi keuangan tentu saja akan lebih mudah untuk memahami akuntansi keuangan secara keseluruhan terutama dari segi penyusunan termasuk tujuan dan contoh analisis laporan keuangan serta fungsi akuntansi  keuangan dalam perusahaan.

Categories: Akuntansi Keuangan