X

Fungsi Akuntansi Manajemen Secara Umum

Akuntansi manajemen adalah salah satu dari bidang bidang akuntansi yang membantu para manajer untuk menjalankan tiga fungsi utama, yaitu perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan. Para manajer juga harus memberikan manfaat informasi akuntansi manajemen bagi pengguna internal untuk mencapai tujuan organisasinya.

Akuntansi manajemen dan kode etik akuntan manajemen juga dipakai untuk menyusun laporan keuangan untuk kelompok nonmanajemen seperti pemegang saham, kreditur, badan pengatur, dan otoritas pajak sehingga akuntansi manajemen tidak hanya bermanfaat bagi pihak internal perusahaan.

Fungsi utama dari akuntansi manajemen adalah sebagai penyaji data dan informasi penting yang masih berkaitan dengan data historis untuk pihak manajemen.  Proses akuntansi manajemen terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan penilaian kinerja. Berikut fungsi akuntansi manajemen secara lebih lanjut.

a.  Sebagai Pendukung Pencapaian Tujuan Perusahaan

Pihak manajemen membutuhkan informasi dan fungsi laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan penilaian hasil yang telah dicapai. Jika ada target atau tujuan yang tidak dicapai bisa dievaluasi agar periode selanjutnya bisa mencapai target atau justru melebihi target yang telah ditetapkan. Contohnya, manajer produksi membutuhkan data keuangan dari akuntansi manajemen tentang rincian biaya produksi, harga pokok produksi, hingga informasi yang terperinci tentang harga produk per unit.

Akuntansi manajemen juga berfungsi sebagai panduan untuk merencanakan kegiatan operasional terkait anggaran yang sesuai konsep dasar penganggaran dan memuat biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi inti dan biaya overhead yang harus dibayarkan untuk menunjang kegiatan operasional tersebut.

b.  Sebagai Sarana Identifikasi dan Pengukuran Kinerja

Pihak manajemen harus mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi keuangan kepada direksi dan pemilik perusahaan dalam bentuk laporan keuangan yang sistematis, transparan, dan rinci yang telah dibuat oleh akuntansi manajemen. Pihak manajemen yang menggunakan informasi tersebut akan tahu letak titik sentral bagi pihak-pihak di suatu organisasi atau perusahaan. Contohnya, kalkulasi biaya produk, biaya suatu kegiatan, dan biaya setiap departemen.

c.  Sebagai Penyaji Laporan Sebagai Satu Kesatuan Usaha

Pihak manajemen harus menjalankan proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian biaya dan harga. Akuntansi manajemen akan membantu setiap perusahaan untuk memelihara dan mengendalikan sumber daya perusahaan.

d.  Sebagai Penyedia Data Untuk Peningkatan Jumlah Penjualan

Akuntansi manajemen biasanya menyediakan data-data internal yang diperlukan oleh perusahaan sehingga bisa menyebabkan peningkatan jumlah penjualan. Akuntansi manajemen hanya mencakup sistem internal perusahaan saja, tetapi efek atau dampak yang ditimbulkan untuk perusahaan cukup luas hingga mencakup seluruh perusahaan dan manfaat bagi pihak eksternal perusahaan.

e.  Sebagai Pengendali Pemakaian Sumber Daya Perusahaan

Akuntansi manajemen akan membantu pihak manajemen (manajer) untuk mengendalikan pemanfaatan sumber daya keuangan dalam kegiatan perusahaan secara efisien dan efektif. Akuntansi manajemen juga berfungsi sebagai pengendali kerjasama secara terpadu dengan fungsi-fungsi lainnya seperti riset dan penelitian, produksi, pemasaran, dan sumber daya manusia.

Fungsi-fungsi akuntansi manajemen yang telah diketahui akan memudahkan untuk mempelajari tentang akuntansi manajemen secara lebih mendalam yang meliputi manfaat akuntansi manajemen kontemporer, perkembangan akuntansi, siklus akuntansi, dan ruang lingkup akuntansi.