Sponsors Link

Konsep Dasar Penganggaran Keuangan Perusahaan

Sponsors Link

Langkah pertama dan paling penting untuk perencanaan keuangan yang efektif adalah mengembangkan dan menerapkan anggaran. Tentu saja, hal ini terdengar mudah dan sederhana. Tapi, ini lebih sulit dari yang diperkirakan. Kali ini, DosenAkuntansi.com akan berbagi ilmu kepada kalian mengenai konsep dasar penganggaran.

ads

Definisi Anggaran

Anggaran (budgeted) menggambarkan rencana untuk masa yang akan datang yang diekspresikan dalam istilah keuangan yang formal. Anggaran adalah rencana terperinci tentang perolehan dan penggunaan sumber daya keuangan dan sumber daya lainnya untuk suatu periode tertentu. Tindakan penyusunan anggaran perusahaan yang dikenal dengan penganggaran. Tindakan ini merupakan salah satu sistem pengendalian manajemen sektor publik.

Tujuan Anggaran

Anggaran digunakan untuk dua tujuan, yaitu:

  1. Perencanaan (planning) meliputi perumusan tujuan dan penyusunan berbagai anggaran untuk mencapai tujuan tersebut.
  2. Pengendalian (control) meliputi pengumpulan umpan balik untuk memastikan rencana telah dijalankan secara tepat atau dimodifikasikan bila ada perubahan keadaan. Pengendalian melalui anggaran adalah penggunaan anggaran untuk pengendalian aktivitas perusahaan.

Manfaat Penganggaran

Beberapa manfaat dari penganggaran, dimana hal ini merupakan salah satu manfaat akuntansi manajemen bagi manajer dan perusahaan. Di antara manfaat tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Anggaran merupakan alat komunikasi bagi rencana manajemen kepada seluruh organisasi
  2. Anggaran memaksa manajer untuk memikirkan dan merencanakan masa depan.
  3. Proses penganggaran merupakan alat alokasi sumber daya pada berbagai bagian dari organisasi agar dapat digunakan seefektif mungkin.
  4. Proses penganggaran dapat mengungkap adanya potensi masalah sebelum masalah itu terjadi.
  5. Anggaran mengkoordinasikan aktivitas seluruh organisasi dengan cara mengintegrasikan rencana dari beberapa bagian. Penganggaran ikut memastikan agar setiap orang dalam organisasi menuju tujuan yang sama.
  6. Anggaran menentukan tujuan dan sasaran yang dapat dijadikan acuan untuk mengevaluasi kinerja selanjutnya.

Memilih Periode Anggaran

Konsep dasar penganggaran bisa ditentukan dari periode anggaran.  Terdapat 2 jenis periode anggaran, yaitu:

  1. Anggaran operasional biasanya mencakup periode satu tahun sesuai dengan tahun pajak perusahaan. Banyak perusahaan membagi tahun anggarannya menjadi empat kuartal. Pendekatan ini memerlukan peninjauan dan penilaian kembali secara periodik terhadap data anggaran sepanjang tahun.
  2. Anggaran berlanjut biasanya banyak digunakan oleh berbagai organisasi. Anggaran berlanjut atau perpetual adalah anggaran 12 bulanan yang bergerak maju ke bulan berikutnya bila bulan saat ini telah berakhir. Pendekatan ini mengarahkan manajer agar tetap fokus pada kewajiban dalam akuntansi dalam jangka panjang.

Anggaran yang Ditetapkan Sendiri

Pendekatan penganggaran yang melibatkan manajer dalam pembuatan estimasi anggarannya sendiri disebut dengan anggaran yang ditetapkan sendiri. Anggaran yang ditetapkan sendiri (self-imposed budget) atau anggaran partisipatif (partisipative budget) merupakan anggaran yang disusun dengan kerjasama dan partisipasi penuh dari seluruh manajer pada segala tingkatan. Anggaran ini dianggap sebagai metode penyusunan anggaran yang paling efektif.

Sponsors Link

Sejumlah keunggulan dalam anggaran partisipatif ini adalah sebagai berikut:

  1. Setiap orang pada semua tingkatan organisasi diakui sebagai anggota tim yang pandangan dan penilaiannya dihargai oleh manajemen puncak.
  2. Estimasi anggaran yang dibuat oleh manajer lini depan seringkali lebih akurat dan andal dibandingkan dengan estimasi yang dibuat oleh manajer puncak yang kurang memiliki pengetahuan mendalam mengenai pasar dan operasi harian.
    ads
  3. Timbul motivasi yang lebih tinggi bila individu berpartisipasi dalam menentukan tujuan mereka sendiri dibandingkan bila tujuan tersebut ditetapkan dari atas. Anggaran partisipatif menciptakan adanya komitmen.
  4. Seorang manajer yang tidak dapat memenuhi anggaran yang ditetapkan dari atas selalu dapat berkata bahwa anggaran tersebut tidak realistis dan tidak mungkin untuk dicapai.

Tanpa adanya peninjauan ulang, anggaran partisipatif mungkin saja menjadi terlalu bebas atau terlalu banyak mengandung kelonggaran anggaran (budgetary slack). Akibatnya adalah inefisiensi dan pemborosan.

Penyusunan Proses Penganggaran

Proses penganggaran disusun dengan menggunakan anggaran induk. Anggaran induk (master budget) mengandung sejumlah anggaran terpisah tetapi saling berkaitan. Dalam rencana penyusunan proses penganggaran, terdapat 10 daftar dokumen berikut ini yang merupakan bagian dari anggaran induk:

  1. Anggaran penjualan mencakup daftar perkiraan penerimaan kas. Anggaran penjualan (sales budget) adakah tabel terperinci yang menunjukkan perkiraan penjualan selama periode anggaran, biasanya dinyatakan dalam mata uang unit. Anggaran penjualan dalam fungsi akuntansi biaya yang akurat adalah kunci bagi proses penganggaran secara keseluruhan untk menentukan jumlah yang perlu diproduksi.
  2. Anggaran produksi merupakan anggaran pembelian barang dagangan untuk perusahaan dagang. Anggaran produksi (production budget) disusun setelah anggaran penjualan tersusun. Anggaran produksi kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok produksi.
  3. Anggaran bahan baku langsung (direct materials budget) yang mencakup daftar pengeluaran kas untuk mengetahui metode penilaian persediaan bahan baku.
  4. Anggaran tenaga kerja langsung (direct labor budget) menunjukkan jumlah jam tenaga kerja langsung yang dibutuhkan sesuai dengan sistem akuntansi biaya produksi.
  5. Anggaran overhead manufaktur (manufacturing overhead budget) mengumpulkan metode pengumpulan biaya produksi selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung.
  6. Anggaran persediaan akhir barang jadi (ending finished goods inventory budget) digunakan untuk menentukan cara menghitung harga pokok penjualan pada anggaran laporan laba rugi dan mengetahui nilai persediaan akhir
  7. Anggaran beban penjualan dan administrasi (selling and administrative expense budget) menunjukkan beban yang dianggarkan selain yang berkaitan dengan pabrik. Di perusahaan besar, anggaran ini merupakan kompliasi dari banyak anggaran lebih kecil yang diserahkan oleh para kepala departemen dan orang lain yang bertanggung jawab atas beban penjualan dan administrasi.
  8. Anggaran kas (cash budget) menggabungkan anggaran beban langsung, anggaran tenaga kerja langsung, anggaran overhead manufaktur dengan beberapa data dari anggaran penjualan serta anggaran beban penjualan dan administrasi. Anggaran kas terdiri atas empat bagian umum, yaitu : (a) bagian jurnal penerimaan kas terdiri atas seluruh laporan arus kas masuk, kecuali pendanaan, yang diperkirakan selama periode anggaran. (b) bagian pengeluaran kas terdiri atas seluruh pembayaran kas yang direncanakan selama periode anggaran. Pembayaran kas mencakup pembelian bahan mentah, pembayaran tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik, pembelian peralatan dan dividen. (c) Bagian kelebihan dan kekurangan kas. (d) Bagian pendanaan kas menunjukkan perincian proyeksi pinjaman dan pelunasan dana kas kecil selama periode anggaran dan  pembayaran atas kewajiban bunga yang akan jatuh tempo atas dana yang dipinjam.
    Sponsors Link

  9. Anggaran yang dapat dilakukan dengan cara membuat laporan laba rugi (income statement budget) menunjukkan rencana laba perusahaan untuk periode anggaran yang akan datang. Anggaran ini berlaku sebagai acuan bagi kinerja perusahaan selanjutnya.
  10. Anggaran laporan posisi keuangan (financial position budget) disusun dengan memulai cara membuat neraca lajur awal periode anggaran dan menyesuaikan dengan data yang terdapat pada berbagai skedul.

Demikian penjelasan singkat mengenai konsep dasar penganggaran. Untuk benar-benar mengelola uang, anggaran adalah salah satu fungsi akuntansi manajemen untuk membantu Anda mencapai tujuan keuangan. Selamat membaca!

Sponsors Link
, , ,
Oleh :