X

Manfaat Laporan Keuangan Bagi Karyawan Terlengkap

Dalam kehidupan ini, segala sesuatu yang berurusan dengan bisnis atau uang pasti membutuhkan catatan atas laporan keuangan. Segala sesuatu yang berhubungan dengan uang harus jelas pencatatannya sehingga bisa tahu uang itu digunakan untuk apa saja, darimana uang tersebut didapatkan, seberapa besar uang yang diterima atau dikeluarkan. Laporan keuangan menjadi sebuah pertanggungjawaban terhadap uang yang sedang dipegang atau dikelola. Laporan keuangan harus memenuhi standar karakteristik yaitu relevan yang berarti informasi mengandung feedback, ketepatan waktu, dan kelengkapan serta kompeten yang berarti tidak ada ada hal yang disembunyikan atau direkayasa.

Laporan keuangan yang sesuai dengan jenis jenis akuntansi keuangan harus mudah dipahami oleh siapapun yang melihat dan menilainya karena berhubungan dengan kelangsungan hidup perusahaan. Laporan keuangan harus menyajikan pengetahuan yang memadai sehingga bisa menjadi bahan evaluasi untuk kemajuan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Manfaat Bagi Karyawan

Para karyawan pasti ingin mengetahui tingkat kemampuan perusahaan di mana karyawan tersebut bekerja untuk memberikan upah dan jaminan sosial lainnya sebagai bentuk imbalan atas kerja yang telah dilakukan. Para karyawan juga pasti menilai perkembangan dan prospek perusahaan tersebut untuk menentukan pilihan langkah yang harus dilakukan sehubungan dengan kelangsungan kerjanya. Jika perusahaan sedang tidak sehat maka ada kemungkinan terjadinya PHK atau pengurangan kompensasi keuangan. Laporan keuangan bisa dijadikan sebagai dasar penilaian tingkat kelayakan bonus yang diterima dengan membandingkannya terhadap keuntungan perusahaan pada periode yang bersangkutan. Laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi keuangan juga menjadi acuan untuk mengambil sebuah keputusan terkait dengan kelangsungan masa kerja. Jika perusahaan kurang menyejahterakan karyawan pasti karyawan yang tidak merasa sejahtera akan segera mengundurkan diri (resign) dari perusahaan tersebut.

Dengan adanya informasi keuangan maka para karyawan bisa mengetahui stabilitas dan profitabilitas keuangan perusahaan tempat mereka bekerja. Para karyawan bisa menilai perusahaan terkait feedback dari kontribusi terhadap perusahaan berupa dana pensiun dan lain sebagainya. Laporan keuangan harus menyajikan informasi yang membantu karyawan untuk membuat keputusan secara rasional, memperkirakan jumlah waktu dan estimasi penerimaan kas pada masa yang akan datang.

Laporan keuangan termasuk laporan arus kas yang menyajikan informasi tentang sumber daya ekonomi perusahaan juga wajib diketahui oleh karyawan agar pemakaian sumber daya dalam produksi bisa lebih hemat dan efisien. Laporan keuangan harus menyajikan informasi tentang prestasi perusahaan selama periode tertentu sehingga karyawan bisa membandingkannya dengan kompensasi yang diterima. Karyawan bisa mendapat informasi tentang stabilitas dan profitabilitas perusahaan karena bisa menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan kesempatan kerja dan manfaat pensiun.

Laporan keuangan perusahaan yang terdiri atas neraca, laporan rugi laba, dan laporan-laporan keuangan yang lainnya dapat menjelaskan tentang perkembangan perusahaan. Laporan keuangan tersusun akibat proses akuntansi yang bisa dipakai sebagai sarana berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas dari entitas usaha dengan para pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut. Laporan keuangan perusahaan juga bisa menyajikan tentang kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, struktur modal perusahaan, efektivitas dari pemakaian aktiva perusahaan, hasil usaha yang dicapai, beban tetap yang harus dibayar, dan nilai buku untuk setiap lembar dari saham perusahaan.

Bagi karyawan, laporan keuangan yang baik akan menjamin penghasilan yang memadai, kualitas hidup, dan keamanan kerja sehingga para karyawan akan berkontribusi tinggi. Laporan keuangan juga diperlukan untuk melihat kemampuan perusahaan, apakah perusahaan mampu atau tidak untuk memberikan balas jasa untuk karyawan.  Informasi keuangan bermanfaat untuk karyawan sebagai landasan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memberikan kesejahteraan seperti gaji, tunjangan, fasilitas, bonus dan untuk menilai prospek perusahaan sehingga dapat dijadikan dasar dalam membuat keputusan untuk tetap bekerja pada perusahaan tersebut atau pindah pada perusahaan lain yang dinilai lebih baik.

Pencatatan transaksi keuangan bermanfaat untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, untuk mengetahui kelemahan-kelemahan perusahaan, untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki, serta untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan untuk penilaian kinerja karyawan dan manajemen. Langkah-langkah yang dilakukan dalam analisis keuangan yakni pengumpulan laporan keuangan dan data yang diperlukan selengkap mungkin, pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu, dasar interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran, membuat laporan tentang posisi keuangan perusahaan, dan memberikan rekomendasi yang dibutuhkan sehubungan dengan hasil analisis tersebut.

Pihak intern yakni karyawan membutuhkan informasi akuntansi untuk membuat keputusan yang harus dipergunakan untuk kelangsungan kerja. Pemakaian unsur unsur laporan keuangan sangat beragam, sesuai dengan kepentingan terhadap organisasi/ perusahaan. Informasi akuntansi bagi karyawan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun, dan kesempatan kerja. Ketika perusahaan berada dalam kondisi baik maka karyawan akan berkesempatan untuk meminta perbaikan gaji atau adanya kemungkinan untuk naik jabatan / pangkat dengan nominal gaji yang lebih tinggi juga.

Laporan keuangan yang baik dengan penjelasan yang lengkap dan akurat termasuk metode pencatatan kas kecil akan membuat karyawan lebih bersemangat untuk bekerja karena tahu bahwa perusahaan akan memberikan reward yang sesuai. Karyawan terlepas dari kekhawatiran dan kegelisahan tentang nasib keuangan pada masa mendatang jika laporan keuangan menunjukkan kondisi keuangan perusahaan sedang baik. Motivasi dalam diri mereka semakin meningkat seiring dengan harapan akan mendapat bonus dan gaji tambahan. Kerangka konseptual akuntansi keuangan harus menjadi landasan dalam pembuatan laporan keuangan.

Jika kondisi perusahaan sebaliknya, jenis jenis laporan keuangan yang baik membantu perusahaan untuk bekerjasama dengan karyawan terkait pembayaran atau balas jasa pada masa-masa sulit perusahaan. Dengan adanya laporan keuangan, kinerja karyawan juga bisa dinilai karena jika perusahaan tidak mendapatkan laba sesuai target berarti kinerja karyawan kurang baik. Bagian manajemen personalia harus melakukan perubahan terkait kinerja karyawan bisa dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti seminar, jalan-jalan karyawan agar lebih semangat untuk bekerja, atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan.

Bagi calon karyawan, informasi akuntansi bisa menunjukkan prospek perusahaan dan untung atau tidaknya bekerja di perusahaan tersebut. Calon karyawan perlu mengetahui rencana perusahaan atau target, hasil yang telah dicapai perusahaan berupa profit dalam beberapa tahun, serta laporan tentang perbaikan fasilitas kesejahteraan karyawan. Sedangkan para karyawan butuh informasi keuangan perusahaan agar target yang telah ditetapkan mampu dicapai oleh mereka. Jika tidak tahu kondisi keuangan perusahaan, para karyawan tidak akan tahu baik atau buruknya kinerja mereka serta tercapai atau tidaknya target yang telah ditetapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya laporan keuangan semua hal menjadi lebih jelas dan terarah sesuai tujuan akuntansi keuangan. Pihak pemimpin dan manajemen perusahaan bisa lebih mendorong para karyawan untuk bekerja lebih baik lagi.

Categories: Laporan Keuangan