X

10 Manfaat Akuntansi Bagi Perusahaan dan Pemerintah

Akuntansi, sebuah seni yang menggunakan logika matematika yang juga dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping)  sudah digunakan di Italia sejak tahun 1495. Sebuah buku dalam bahasa Inggris pertama kali dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543. John Mellis juga menerbitkan buku tentang instruksi akuntansi pada tahun 1588 yang berpatokan pada fakta bahwa prinsip akuntansi merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry).

Jasa akuntan yang berpusat di London telah dipakai pada sebuah penyelidikan direktur South Sea Company yang melelang bursa perusahaan tersebut. Akuntan tersebut menguji dua buku perusahaan dengan laporan yang diuraikan dalam buku Sawbridge and Company oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane.

Definisi Akuntansi

Menurut American Accounting Association (AAA), akuntansi merupakan proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan dilakukannya penilaian serta pengambilan keputusan secara jelas dan tegas bagi pihak-pihak yang mnggunakan informasi tersebut. Tujuan utama akuntansi yaitu menjelaskan informasi ekonomi (economic information) tentang keuangan yang berguna bagi pihak-pihak yang membutuhkan informasi itu. Akuntansi menyediakan informasi yang akurat sehingga manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain terbantu dalam alokasi sumber daya di suatu perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.

Akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis” karena menyajikan pencatatan harian yang dikenal dengan istilah pembukuan. Praktisi akuntansi disebut akuntan yang bersertifikat resmi dengan gelar yang berbeda-beda di setiap negara. Beberapa gelar akuntan yaitu Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA) dan Certified General Accountant (CGA). Akuntan publik yang bersertifikat di Indonesia disebut CPA Indonesia, namun sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik.

Manfaat Akuntansi Bagi Perusahaan

Akuntansi berperan penting dalam sebuah perusahaa karena kemajuan perusahaan tersebut bisa dinilai dari proses akuntansi yang diterapkan. Jika proses akuntansi  dilakukan dengan baik dan benar sesuai prosedur berdasarkan bukti-bukti transaksi yang ada maka perusahaan tersebut akan dinilai baik atau kredibel, namun jika yang terjadi sebaliknya maka perusahaan tersebut tidak kredibel (buruk). Akuntansi memiliki fungsi lain termasuk fungsi akuntansi keuangan yakni sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan termasuk catatan atas laporan keuangan untuk pihak-pihak yang berkepentingan terhadap aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Contohnya, untuk mengetahui  maju mundurnya suatu perusahaan bisa dinilai dari laporan keuangan perusahaan tersebut. Selain itu, akuntansi juga berfungsi sebagai dasar perhitungan pajak perusahaan dan sebagai bahan pertimbangan bagi para investor yang ingin menanamkan modal dan asset mereka. Hasil proses akuntansi yang biasanya berupa laporan keuangan merupakan cerminan kinerja sebuah perusahaan.

Pihak Internal

Pihak Internal adalah pihak yang berkaitan langsung dengan perusahaan sehingga membutuhkan infomasi keuangan untuk pengendalian (control) termasuk Pengendalian Internal dalam Auditpengkoordinasian (coordination),dan perencanaan (planning) adalah pihak manajemen perusahaan termasuk manajemen kas. Pihak manajemen juga membutuhkan laporan keuangan akuntan untuk meninjau kemajuan dan perkembangan perusahaan serta audit operasional perusahaan supaya bisa membuat perencanaan untuk masa yang akan datang.

Karyawan juga termasuk pihak internal yang perlu untuk mengetahui laporan keuangan supaya hak-hak mereka bisa terpenuhi oleh perusahaan. Karyawan biasanya tertarik dengan informasi tentang stabilitas dan profitabilitas perusahaan karena hal-hal tersebut membuat yakin dengan perusahaan tempat mereka bekerja dan mereka juga ingin menilai kemampuan perusahaan tersebut dalam memberikan balas jasa berupa gaji, pensiun, asuransi kesehatan, dan lainnya.

Pihak Eksternal

Pihak Eksternal adalah pihak yang berkaitan langsung dengan perusahaan yang berbeda-beda manfaatnya antara lain investor (pemilik modal), kreditor, pelanggan, karyawan, dan masyarakat sesuai dengan jenis jenis akuntansi keuangan. Berikut ini penjelasannya.

  1. Pemilik modal butuh laporan keuangan termasuk laporan arus kas untuk menentukan sikap tetap memegang saham perusahaan atau melepasnya dengan melelang kembali saham atau mengembalikannya kepada perusahaan tersebut. Investor atau pemilik modal biasanya menilai sukses atau tidaknya manajemen dalam mengelola sebuah perusahaan.
  2. Kreditor (bank) berkepentingan untuk menilai kredit yang diberikan kepada perusahaan untuk diperpanjang atau diperbesar atau justru didiamkan hingga masa jatuh tempo pelunasan kredit. Kreditor biasanya tertarik dengan informasi keuangan perusahaan untuk membuat keputusan tentang pinjaman dan bunganya mampu dibayar pada saat jatuh tempo serta memastikan kredit yang diberikan cukup terjamin oleh perusahaan atau tidak.
  3. Pelanggan (customer) juga butuh laporan keuangan untuk mengevaluasi hubungan usaha dengan perusahaan. Jika sebuah perusahaan tidak meyakinkan atau terlihat akan bangkrut maka pelanggan mungkin memutuskan hubungan dan mencari perusahaan lainnya yang lebih terpercaya.
  4. Masyarakat umum juga perlu mengetahui kondisi keuangan sebuah perusahaan untuk aspek umum dan sosial perusahaan.
  5. Rumah Tangga Konsumen juga butuh laporan keuangan perusahaan untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran keuangan rumah tangga terutama rumah tangga para karyawan perusahaan tersebut. Jika sudah mengetahui maka rumah tangga bisa mengatur keuangan dengan benar agar keseimbangan arus keuangan rumah tangga dapat terjaga.

Manfaat Akuntansi Bagi Pemerintah

Akuntansi juga memiliki manfaat untuk pemerintah sebagai penyelenggara negara. Pemerintah membutuhkan dana dari masyarakat untuk kegiatan pembangunan negara dan memajukan kehidupan masyarakat sehingga pemerintah harus menerapkan pajak kepada badan usaha atau perusahaan sebagai timbale balik atas izin pendirian usaha yang telah diberikan pemerintah. Berikut ini penjelasan manfaat akuntansi bagi pemerintah.

1. Pemerintah

Pemerintah perlu untuk melihat laporan keuangan perusahaan untuk menentukan besarnya pajak yang harus dibayar oleh perusahaan berdasarkan laba perusahaan. Pembayaran pajak yang ditanggung oleh perusahaan seperti pajak penghasilan badan dan pajak lainnya yang harus dihitung, dipungut, disetor, dan dilaporkan oleh perusahaan seperti pajak penghasilan karyawan. Perhitungan pajak ini membutuhkan ilmu akuntansi karena perhitungan pajak ini memengaruhi besarnya laba atau rugi yang didapat oleh perusahaan. Perhitungan pajak juga bisa memengaruhi besarnya potongan gaji atau upah karyawan.

2. Laporan Keuangan 

Laporan keuangan yang disusun oleh akuntan juga mencerminkan ketaatan perusahaan terhadap berbagai peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sistem pengendalian manajemen sektor publik berperan penting dalam hal ini. Contohnya, pemberian upah minimum regional (UMR). Dengan demikian, pengertian akuntansi manajemen sektor publik, tujuan akuntansi sektor publik dan karakteristik akuntansi sektor publik harus dipahami dengan baik.

3. Kebijakan Pemerintah

Penetapan kebijakan pemerintah tertentu bisa dinilai dari kinerja perusahaan yang tercermin dari laporan keuangan perusahaan. Jika perusahaan telah menerapkan kebijakan pemerintah pasti akan terlihat dari pengeluaran atau pendapatan perusahaan.

4. Lembaga Pemerintahan

Lembaga pemerintah membutuhkan ilmu akuntansi dalam menjalankan pemerintahannya untuk berbagai keperluan seperti analisi, pengawasan mutu, pendidikan, dan pengelolaan keuangan. Kegiatan pemerintah begitu banyak dan kompleks sehingga membutuhkan akuntansi untuk membantu pencatatan semua transaksi dan kegiatan yang berhubungan dengan keuangan. Bidang akuntansi yang biasanya digunakan oleh pemerintah dikenal dengan istilah akuntansi pemerintahan. Lembaga pemerintah juga harus mempertanggungjawabkan semua kinerjanya kepada parlemen seperti DPR dan MPR serta kepada masyarakat.

Categories: Akuntansi Pajak