Sponsors Link

Pengertian Kas Kecil Menurut Para Ahli

Sponsors Link

Manusia tidak akan pernah lepas dengan yang namanya kas. Dalam kehidupan berekonomi, kas digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan melakukan transaksi keuangan lainnya. Karena itu kedudukan kas sangat penting. Begitu pun dalam kaitannya dengan akuntansi, kas sangat berpengaruh besar. Ia dipakai sebagai alat pembayaran dan pengukuran suatu aset perusahaan.

ads

Namun dalam praktiknya, tidak semua perusahaan memakai kas untuk melakukan transaksi keuangannya. Ada kalanya perusahaan menggunakan dana kas kecil untuk hal-hal tertentu. Biasanya perusahaan semacam ini berskala besar da lebih banyak bertransaksi dengan rekening bank atau cek. Jadi perusahaan sengaja menyediakan dana kas kecil untuk transaksi yang nilainya tidak terlalu material.

Baca juga :

ads

Jadi apakah itu kas kecil? Bagaimana pengertian kas kecil menurut para ahli? Apa pula fungsi dari kas kecil ini? Berikut pembahasannya.

Pengertian Kas dan Kas Kecil

Sebelum mengenal kas kecil, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu apa pengertian dari kas.

Sederhananya, kas adalah istilah untuk uang tunai. Namun dalam akuntansi, kas diartikan sebagai komponen aset yang paling aktif dan sangat berpengaruh pada setiap transaksi keuangan yang terjadi. Karena setiap transaksi keuangan membutuhkan suatu dasar pengukuran agar bisa dinilai dan bisa diproses lebih lanjut (proses akuntansi). Maka kas adalah alat untuk mengukur nilai transaksi keuangan tersebut. Jadi besarnya nilai transaksi akan diukur dengan kas, meski ada beberapa transaksi keuangan yang tidak langsung bersinggungan dengan akun kas, misalnya ayat penyesuaian atau pun penyusutan aset tetap.

Kas kecil atau petty cash dalam bahasa Inggris adalah kas atau uang tunai dalam jumlah yang relatif kecil atau sedikit yang digunakan untuk mendukung transaksi operasional perusahaan.

Dana kas kecil ini biasanya dipakai oleh perusahaan yang biasanya melakukan pembayaran menggunakan rekening bank (transfer) atau pun cek. Karena itu, untuk transaksi yang bernilai nominal kecil dan tidak ekonomis jika melakukan pembayaran dengan cek, maka pembayaran tersebut diselesaikan dengan kas kecil. Oleh sebab itu diadakanlah dana kas kecil ini. Dan setiap perusahaan perlu menunjuk seorang karyawan yang khusus bertanggung jawab mengatur, mengelola serta menyimpan kas kecil untuk membiayai seluruh transaksi operasional perusahan yang bernilai kecil. Contoh transaksi semacam ini antara lain : pembelian perlengkapan kantor, pembayaran rekening listrik, air dan telepon, dan sebagainya.

Baca juga :

Sponsors Link

Pengertian Kas Kecil Menurut Para Ahli

  1. Henry Simamora

Henry Simamora adalah ahli akuntansi yang banyak menulis buku tentang akuntansi dan manajemen. Menurut Henry dalam buku Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis, kas kecil adalah dana kas yang digunakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang nilainya relatif kecil. Dalam buku ini pula, Henry mengungkapkan ada 2 langkah dasar dalam membentuk dana kas kecil, yaitu :

  • Menunjuk orang (karyawan) yang akan menyimpan dan mengelola kas kecil
  • Menentukan besarnya dana kas kecil. Penentuan dana kas kecil dibentuk dengan memperkirakan terlebih dulu banyaknya kas yang dibutuhkan untuk pembayaran-pembayaran dengan kas kecil tersebut selama satu periode. Misal periode yang dipakai selama 1 minggu atau 1 bulan. Jika dipakai sistem voucher, maka sebuah voucher disiapkan untuk sejumlah kebutuhan kas kecil tersebut.
  1. Horngren

Horngren atau Charles Thomas Horngren adalah ahli akuntansi asal Amerika Serikat yang lahir pada tahun 1926 dan meninggal pada 2011. Menurut Horngren, akan sangat tidak ekonomis jika perusahaan menuliskan cek untuk membayar taksi seorang eksekutif, satu kotak pensil, atau pengiriman sebuah order khusus ke luar kota. Karena itu biasanya perusahaan menyimpan sejumlah kecil uang kas untuk membayar biaya-biaya yang berjumlah kecil tersebut. Dana tersebut disebut sebagai kas kecil.

Baca juga :

  1. Johar Arifin

Johar Arifin adalah seorang ahli akuntansi asal Indonesia yang banyak menulis buku tentang akuntansi dan bisnis. Menurut Johar, dana kas kecil merupakan dana yang disisihkan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya tidak besar (relatif kecil).

  1. Kieso dan Weygandt

Kieso dan Weygantd adalah dua orang profesor akuntansi asal Amerika. Nama populer mereka adalah Donald E. Kieso dan Jerry J. Weygandt. Tidak sedikit buku yang telah mereka telurkan tentang akuntansi, secara duet atau pun perorangan.

Menurut Kieso dan Weygant, dana kas kecil adalah dana tunai yang digunakan untuk membayar jumlah biaya yang relatif kecil tetapi masih mempertahankan kontrol pemuasan.

Jika ditelaah, maksud dari mempertahankan kontrol pemuasan tersebut adalah dalam hal kebutuhan, yaitu kebutuhan perusahaan yang terpenuhi.

Baca juga :

  1. Kusnadi

Kusnadi adalah seorang ahli akuntansi dan penulis buku Pengantar Akuntansi, Akuntansi Keuangan Menengah, dan buku akuntansi lainnya. Dalam bukunya Akuntansi Keuangan Menengah, Kusnadi menyatakan bahwa kas kecil adalah dana yang meliputi pembayaran yang tidak menggunakan cek melainkan memakai uang tunai.

  1. Mardiasmo

Mardiasmo adalah seorang profesor akuntansi yang lahir di Solo pada tahun 1958. Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada

Kabinet Kerja yang dilantik pada 27 Oktober 2014. Sebelumnya Mardiasmo menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat.

Menurut Mardiasmo, kas kecil adalah kas di perusahaan yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis jika dibayar dengan cek. Pengeluaran semacam ini seperti pembelian supplies atau perlengkapan kantor, pembelian perangko dan materai, pembayaran rekening listrik, biaya telepon, langganan surat kabar atau majalah, biaya angkut penjualan, dan sebagainya. Dana kas kecil dipercayakan kepada kasir kas kecil yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana kas kecil.

Baca juga :

  1. Soemarso

Soemarso atau nama lengkapnya Soemarso Slamet Rahardjo adalah seorang ahli akuntansi yang terkenal dengan bukunya Akuntansi Suatu Pengantar.

Kas kecil menurut Soemarso adalah sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan perusahaan dan digunakan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran tertentu. Pengeluaran tertentu yang menggunakan kas kecil biasanya pengeluaran dengan jumlah yang tidak besar, atau pengeluaran lain yang tidak dilakukan dengan rekening bank (transfer) atau pun cek.

  1. Zaki Baridwan

Zaki Baridwan adalah seorang ahli akuntansi yang lahir pada tahun 1947 dan berasal dari Surakarta. Ia telah banyak menulis buku tentang akuntansi.

Menurut Zaki Baridwan, dana kas kecil merupakan uang kas yang fungsinya untuk membayar pengeluaran-pengeluaran bernilai nominal yang relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar menggunakan cek.

Baca juga :

Jika diperhatikan, para ahli akuntansi di atas memiliki pendapat yang hampir sama tentang kas kecil. Yaitu dana kas atau uang tunai yang digunakan untuk membiayai pengeluaran bernilai nominal relatif kecil atau pembayaran tanpa menggunakan cek

Sponsors Link

Fungsi Kas Kecil

Dari pemaparan para ahli akuntansi di atas, telah jelas bahwa kas kecil adalah sejumlah dana atau uang tunai tertentu yang digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran bernilai nominal kecil atau pengeluaran tanpa menggunakan cek. Maka kas kecil memiliki rincian fungsi sebagai berikut :

  1. Untuk membayar pengeluaran-pengeluaran perusahaan yang nilai nominalnya kecil
  2. Sebagai dana cadangan untuk membayar pengeluaran yang bersifat mendadak
  3. Sebagai dana langsung untuk jenis-jenis pembayaran yang tidak praktis jika memakai cek
  4. Untuk mempercepat proses pembayaran yang tidak praktis jika menggunakan lampiran keuangan yang perlu ditandatangani direktur terlebih dahulu.

Baca juga :

Cara Pembentukan Kas Kecil

Sebagai tambahan, proses atau cara pembentukan dana kas kecil yaitu sebagai berikut :

  1. Dimulai dengan membuat taksiran atau estimasi terlebih dulu berapa banyak kas yang dibutuhkan untuk pengeluaran yang akan dibiayai menggunakan kas kecil tersebut selama periode tertentu (biasanya periode 1 bulan).
  2. Selanjutnya perusahaan akan mengisi dana kas kecil dengan mencairkan dana dari rekening bank. Pada sistem pengendalian internal, harus ada pemisahan antara pengelolaan dana kas kecil dengan pengelolaan dana kas pusat (kasir umum). Di mana kas umum ini yang biasanya mengelola pengeluaran atau pembayaran dengan cek (melalui rekening bank).

Pemegang dana kas kecil adalah karyawan yang memang ditunjuk khusus untuk mengelolan dan bertanggungjawab atas penyimpanan serta penggunaan dana kas kecil perusahaan yang bersangkutan.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Akuntansi Keuangan