Sponsors Link

Rekonsiliasi Bank : Pengertian, Tujuan, Istilah dan Proses

Sponsors Link

Dalam perbankan, cukup banyak istilah dan sistem yang berbeda. Pada dasarnya semua bank menerapkan sistem dan jenis-jenis kegiatan atau program yang sama. Namun mereka memodifikasi dan mengubah namanya saja menjadi berbeda-beda. Adanya penggolongan ini membantu bank dalam melakukan kegiatan tersebut dan menjelaskan pada para pengguna bank atau dalam hal ini adalah nasabah. Salah satunya yang paling sering disebut adalah rekonsiliasi bank.

ads

Baca:

Jika perusahaan melakukan transaksi dengan dana atau uang yang besar, tentu mereka memiliki laporan keuangan dan catatan transaksi tersendiri. Mereka melakukan dalam satu bank yang sama ataupun bank yang berbeda.

Baca:

Setiap penerimaan uang disetor ke bank dan pengeluaran uang, kecuali yang jumlahnya kecil maka rekening kas dapat dibandingkan dengan hasil laporan yang telah bank buat dan laporkan. Hal ini dibahas dalam rekonsiliasi bank, apa itu rekonsiliasi bank dan apa tujuan serta prosesnya ? berikut ini penjelasannya.

Pengertian Rekonsiliasi Bank

Jika dilihat dari definisi sederhananya, rekonsiliasi bank yaitu proses penyesuaian informasi catatan kas menurut sebuah perusahaan dan juga menurut bank. Bank diharuskan mengirimkan laporan rekening koran yang berisikan informasi mengenai seluruh transaksi baik pengambilan dari ATM atau tunai ataupun penyetoran uang dengan berapapun jumlahnya oleh nasabah ataupun perusahaan yang melakukannya selama waktu atau periode tertentu. Hal ini harus dilakukan bersamaan dengan bukti cek untuk melengkapi buktinya.

Lewat kedua bukti tersebut sebuah bank bisa menunjukan hasil laporannya dan perusahaan dapat mengetahui apabila jika diwaktu selanjutnya terjadi kesalahan yang menyebabkan perbedaan catatan menurut bank ataupun perusahaan. Sehingga bukti ini bisa membantu sebuah laporan yang menyebabkan perbedaan atau kesalahpahaman bisa diselesaikan dengan baik dan benar.

Rekonsiliasi bank secara garis besar yaitu aktivitas rekonsiliasi atau memiliki arti merinci adanya perbedaan terhadap catatan transaksi milik bank sebagai pengelola transaksi serta catatan yang dimiliki oleh perusahaan dengan pihak bank berupa rekening koran atau biasa disebut bank statement.

Dalam rekonsiliasi ini bank akan memperlihatkan seluruh transaksi yang telah anda lakukan dimanapun banknya atau kapanpun waktunya selama dalam periode yang ditentukan. Jika ada perbedaan maka akuntan akan melakukan jurnal penyesuaian dengan menggunakan bukti yang dianggap sah dan juga valid.

Baca:

Tujuan Rekonsiliasi Bank

Adapun tujuan yang dimiliki oleh rekonsiliasi bank yaitu mencocokan antara catatan transaksi yang telah dilakukan oleh perusahaan dengan catatan yang dilakukan oleh bank dalam rekening koran yang dimiliki bank. Selain untuk membandingkan antara saldo bank pada akhir bulan, rekonsiliasi bank memiliki kegunaan untuk mendeteksi adanya kecurangan akuntansi sejak dini.

Baca:

Bentuk kecurangan akuntansi ini misalnya seperti transaksi fiktif atau yang tidak pernah dilakukan, pencatatan yang tidak sesuai ataupun keperluan perusahaan lainnya. Tujuan rekonsiliasi bank juga mencocokan antara hasil kerja akuntan dan juga bank yang dibantu oleh mesin. Bilamana mesin memang seringkali membuat kesalahan dan manusiapun sering melakukan “human error” rekonsiliasi ini dianggap memastikan kinerja baik dari perusahaan maupun dari bank dalam waktu atau periode tertentu. Baca:¬†Sistem Pencatatan Kas Kecil

Sponsors Link

Istilah Rekonsiliasi Bank

Adapun beberapa istilah dalam rekonsiliasi bank yang harus anda mengerti adalah :

  • Outstanding Check

Outstanding check memiliki pengertian cek yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan terhadap pihak ketiga sebagai contohnya adalah vendor. Namun belum dikeluarkan oleh bank dan belum dimasukan kedalam catatan. Hal ini disebabkan oleh pihak vendor belum mencairkan cek tersebut sehingga tidak tercatat oleh bank, kecuali dana atau cek telah dicairkan maka catatan baru bisa masuk ke dalam bank.

  • Nor Sufficiet Fund

IStilah ini sering disingkat sebagai NSF Check, dimana cek ini telah dikeluarkan perusahaan namun tidak diakui oleh bank. Hal ini disebabkan karena dana yang ada di rekening bank perusahaan tidak mencukupi, demikianlah NSF cek ini harus dikoreksi pada catatan perusahaan. Baca: Pencatatan Transaksi Keuangan

ads
  • Interest Income

Interest income yakni bunga bank atas sado rekening perusahaan anda yang mengendap dan sering dikenal dengan sebutan jasa giro, namun jasa giro ini adalah yang belum dicatat dalam jurnal atau pembukuan perusahaan anda.

  • Bank Service Charges

Bank service charges memiliki arti sesuai namanya yakni biaya jasa bank yang dikenakan dan belum dicatat dalam jurnal maupun pembukuan perusahaan. (Baca: Pengertian Jurnal Umum )

  • Deposit in Transit

Sesuai namanya, DIT memiliki arti cek yang sudah diterima oleh perusahaan namun belum didepositokan atau dicatat oleh pihak bank. Karena Deposit in transit ini dilakukan pada akhir bulan, baik dikarenakan deposit datang terlambat ke bank dan dilakukan saat cut off di bank ataupun karena perusahaan itu sendiri yang belum menyerahkan deposit ke bank terkait. Maka Deposit in transit ini memiliki peranan lebih kepada perusahaan sebagai nasabah dan pelaku utama.

Proses Rekonsiliasi Bank

Sebagian orang terutama yang baru membuka perusahaan mereka tidak mengerti bagaimana rekonsiliasi bank berjalan. Padahal prosesnya cukup sederhana, berikut ini tahapannya:

  • Pertama buat jurnal penyesuaian untuk setiap transaksi yang umumnya dicatat oleh bank pada akhir bulan. Transaksi yang telah dibukukan oleh bank pada akhir atau di tanggal ujung bulan antara lain pendapatan bunga, pajak bunga serta biaya administrasi bank.
  • Setelah itu lakukan identifikasi adanya transasi layaknya beberapa cek seperti NSF, outstanding serta deposit in transit kemudian buat jurnal penyesuaiannya.
  • Ekstrak semua jurnal transaksi bank pada semua sistem kemudian format kedalam file excel ataupun csv sesuai standar laporan.
  • Ekstrak transaksi bank dalam sebuah rekening koran kedalam format excel lalu jadikan satu workbook dengan jurnal transaksi bank pada point nomor 2. (Baca:¬†Jurnal Penerimaan Kas)
  • Cek serta bandingkan total transaksi antara jurnal bank maupun rekening koran. Agar mempercepat proses ini, anda bisa menggunakan formula MATCH dalam ms. Excel. Karena teknologi cukup membantu, hal ini tidak terlalu menguras pikiran dan tenaga anda. (Baca:¬†Manfaat Jurnal Khusus)
  • Pastikan saldo akhir saat pengecekan bank dan juga untuk laporan keuangan atau neraca sama dengan saldo akhir bank pada rekening koran.
  • Jika sudah anda bisa melihat apakah perbandingan anda menghasilkan angka yang sama dengan bank atau tidak. Jika tidak, baiknya lakukan jurnal penyesuaian dan lihat dibagian mana catatan keuangan anda berbeda dengan pihak bank. Mengerjakan rekonsiliasi membutuhkan kehati-hatian dan juga ketelitian. (Baca:¬†Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang
Sponsors Link

Untuk bisa membuat rekonsiliasi laporan bank maka kesalahan yang ada haruslah di cek kembali serta dibenahi. Rekonsiliasi bank bisa dibuat dalam 2 macam cara yang memang berbeda, dimana ada 2 bentuk diantaranya di akhir dan juga diawal. Untuk di akhir, ada 2 bentuk laporan yaitu :

  • Laporan rekonsiliasi saldo bank dan saldo kas untuk menunjukan mana saldo yang memang benar
  • Laporan rekonsiliasi saldo bank kedapa saldo kas

Sedangkan untuk rekonsiliasi saldo awal, penerimaan dan juga saldo akhir yang bisa dibuat dalam 2 bentuk diantaranya :

  • Laporan rekonsiliasi saldo bank kepada saldo kas yang dibuat dalam 4 kolom (Baca:¬†Pengelolaan Kas Kecil)
  • Laporan rekonsiliasi saldo bank dan saldo kas untuk menunjukan adanya saldo yang memang dinyatakan benar atau berisikan 8 kolom.(Baca:¬†Pengertian Kas Kecil )

Setiap perusahaan baik kecil maupun besar sekarang banyak pemilik perusahaan dan owner memutuskan untuk menggunakan rekonsiliasi agar bisa berjalan dengan aman dan lancar setiap transaksinya. Hal ini juga menunjukan bahwa sebagai bank yang menjadi lembaga kepercayaan untuk mengelola keuangan dan anda sebagai nasabah dan juga pengguna memang melakukan transaksi secara transparan dan juga jujur serta benar. Maka rekonsiliasi merupakan hal yang dianggap plus yang dilakukan oleh bank dan perusahaan yang memang mau dan juga bekerja dengan sangat baik.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Akuntansi Bisnis